Jangan Asal Protes di Bandara, Traveller Sejati Wajib Tahu Aturan Penerbangan Ini

Hak dan kewajiban sejatinya satu paket dalam rencana perjalanan tiap orang. Sebab, kedua hal itulah yang akan membuat perjalanan kamu lebih aman dan nyaman hingga kembali pulang. Sayangnya, tidak sedikit calon penumpang dan penumpang lalai untuk memahaminya atau bisa jadi tidak menganggap penting mengetahui dan mematuhinya. Padahal, kelalaian satu orang saja bisa merugikan sejumlah orang yang lain, bahkan berakibat fatal. Dikutip dari laman Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) ini hak dan kewajiban penerbangan yang sebaiknya kamu ketahui sebagai seorang traveller sejati. Simak!

  • Hak dan kewajiban penumpang sudah dimulai sejak pembelian tiket

Calon penumpang dan penumpang harus proaktif mencari tahu hak dan kewajiban sejak awal, bahkan sejak proses mencari tiket. Membeli tiket, meski terkesan sebagai aktivitas biasa, justru merupakan tahap yang penting. Pada tahap itu, calon penumpang sudah wajib memberikan informasi identitas diri dengan jujur dan jelas. Identitas itu menjadi dasar pencatatan data hingga asuransi. Calon penumpang juga berhak mendapat informasi yang jujur dan jelas mengenai penerbangan yang akan ia tumpangi. Meski begitu, inisiatif calon penumpang untuk mencari tahu hak serta kewajiban juga diperlukan meminimalkan potensi-potensi pelanggaran.

  • Bila maskapai lalai, maka wajib berikan kompensasi

Seperti kasus overbooked, ketika jumlah penumpang lebih banyak dibandingkan jumlah kursi pesawat, maskapai biasanya sudah memperhitungkan kemungkinan ada penumpang yang mengganti jadwal, pindah penerbangan, atau membatalkan perjalanan pada saat terakhir. Namun, bila tetap mengalami overbooked, maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi seperti yang tercantum dalam Pasal 147 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Ayat (1) dan Ayat (2). Pasal tersebut menjamin konsumen mendapatkan kompensasi dari maskapai penerbangan sesuai transaksi yang disepakati.

  • Harus diinformasikan secepat mungkin oleh maskapai

Informasi seperti overbooked tersebut wajib diinformasikan petugas ground handling sebelum penumpang naik ke pesawat. Sesuai Tata Operasi Darat pasal VI tentang Pelayanan Pelabuhan, petugas ground handling bertanggungjawab untuk pelayanan check in, yakni proses pelayanan atau pelaporan penumpang di bandara untuk mendapatkan nomor tempat duduk di dalam pesawat. Harus diinformasikan sebelum naik ke pesawat agar tidak mengganggu jadwal penerbangan serta kenyamanan penumpang tersebut dan penumpang lain. Sebab, pesawat tidak akan bisa berangkat
jika ada penumpang yang berdiri di dalam pesawat.

  • Tempat transaksi adalah tempat mengadu

Kemudian, setelah masalah terjadi, tidak sedikit calon penumpang dan penumpang yang bingung harus melapor kepada siapa. Umumnya karena mereka bingung dengan petugas yang berbeda-beda, mulai dari proses beli tiket, bandara, hingga di dalam pesawat. YLKI menyebutkan bahwa konsumen harus mengadu ke tempat ia melakukan transaksi untuk memakai jasa maskapai tersebut. Jika konsumen dan pelaku usaha bisa mencapai kesepakatan, maka tidak ada masalah. Tapi, kalau tidak, bisa masuk ke ranah hukum. Selain hal-hal itu, sebagai traveller sejati kamu juga wajib tahu aturan khusus di bandara yang ada di poin bawah ini.

  • Bandara Middle East: kamu wajib melepas sepatu

Beberapa bandara menerapkan kebijakan yang berbeda-beda. Misalnya, bandara di Middle East menerapkan peraturan penumpang harus melepaskan sepatu saat memasuki pemeriksaan. Karena itu, pakailah sepatu yang mudah dicopot.

  • Hindari pemakaian banyak logam, seperti ikat pinggang, sepatu berbahan logam.
  • Sabar ketika sedang transit

Ketika penerbangan harus transit, waktu yang dibutuhkan untuk transit memang tergantung flight. Apabila menggunakan maskapai yang sama untuk penerbangan selanjutnya, waktu transit ke penerbangan berikutnya 1 hingga 2 jam. Namun, bila menggunakan maskapai yang berbeda, perlu diperhatikan apakah harus pindah terminal. Sebab, diperlukan waktu untuk proses bagasi hingga imigrasi. Waktu yang disarankan adalah 4 jam.

  • Kelengkapan dokumen

Dan, yang terakhir adalah hal umum yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan dokumen
perjalanan, seperti KTP, paspor, dan visa.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *