Anda harus belajar menjadi pembicara publik yang baik. Ini akan membantu Anda menjadi sukses. Meskipun kebanyakan orang tidak mendapatkan kesempatan untuk berbicara di depan umum, banyak orang sukses harus berbicara di depan khalayak secara langsung. Anda harus belajar berbicara di depan umum jika Anda ingin sukses.

Anda bisa belajar banyak dengan mengamati pembicara publik di podium. Mereka mampu mengucapkan mantra pada penonton dengan pembicaraan efektif mereka. Ini ajaib. Mereka mampu mempengaruhi audiens seperti yang mereka inginkan.

Untuk dapat berbicara dengan baik, Anda harus mencoba memahami audiens Anda dengan baik. Pidato Anda harus disiapkan dengan tetap memperhatikan selera audiens Anda. Jenis audiens yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda dan itu harus selalu diingat.

Semua jenis pidato tidak cocok untuk semua pendengar. Misalnya, jika Anda berbicara dengan mahasiswa, rekan kantor, atau pakar industri, maka pidato Anda harus disesuaikan dengan kebutuhan audiens.

Pidato yang baik tidak dapat disampaikan jika isi pidato tidak sesuai dengan standar. Anda harus mempersiapkan pidato dengan baik dan membuatnya penuh dengan fakta dan wawasan yang menakjubkan. Kebanyakan orang tidak hanya tertarik pada fakta. Anda harus memberikan wawasan baru kepada audiens. Hanya dengan begitu pidatonya akan mudah diingat.

Jika Anda terus berpidato yang hanya berisi daftar fakta, maka akan membosankan bagi audiens dan tidak ada yang mau mendengarkan Anda. Fakta bahwa kebanyakan pembicara publik itu buruk. Banyak dari mereka membuat penonton tidur di kursinya. Hindari menjadi salah satunya.

Menjadi pembicara yang menarik dengan melibatkan audiens secara emosional. Libatkan, terangi, dan pindahkan. Kecuali jika Anda memprovokasi penonton untuk mengambil tindakan, itu adalah pidato yang tidak berguna.

Kebanyakan pidato yang bagus menceritakan sebuah cerita kepada penonton. Ada sesuatu yang luar biasa tentang sebuah cerita, karena dapat melibatkan penonton secara emosional dan menggerakkan orang untuk mengambil tindakan. Di sisi lain, menyebutkan fakta saja bisa membuat audiens kehilangan minat pada pidato Anda.

Pembicara yang paling efektif tahu bagaimana menceritakan sebuah cerita kepada audiens dan mengkomunikasikan pemikiran dan pesan mereka dengan mudah. Peneliti telah membuktikan bahwa manusia menyukai cerita. Jika sebuah cerita diceritakan untuk mengkomunikasikan pesan itu diterima dengan mudah oleh penonton.

Audiens adalah manusia yang sama emosionalnya dengan Anda. Faktanya, orang cenderung mengingat pesan emosional untuk jangka waktu yang lebih lama daripada fakta. Jadi, Anda harus mencoba membuat pidato Anda emosional.

Bahkan ketika Anda menyebutkan fakta, tambahkan faktor emosional untuk membuatnya menarik. Faktanya adalah bahwa selama pidato Anda orang tidak peduli dengan apa yang Anda katakan. Mereka hanya peduli tentang bagaimana Anda membuat mereka merasa.